Diposting : 4 December 2019 06:49
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ TERBAKAR - Kondisi dapur milik Ni Wayan Dumun di Banjar/Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Selasa (3/12).
Balitribune.co.id | Bangli - Nasib apes dialami Ni Wayan Dumun, asal Banjar/ Desa Abuan Kecamatan Susut. Pasalnya disaat ditinggal berbelanja bangunan dapur milkinya dilalap sijago merah, Selasa (3/12) sekitar pukul 09.30 Wita. Diduga kebakaran dipicu karena tungku api dibiarkan menyala sementara pemilik keluar rumah.
 
Informasi yang terhimpun, sekitar pukul 09.00 Wita, Wayan Dumun membuat minyak kepala dengan cara tradisional di dapurnya miliknya. Selang beberapa waktu Wayan Dumun meninggalkan dapur dalam keadaan tungku api yang menyala. Wayan Dumun pergi ke warung untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Kemudian sekitar pukul 09.30 Wita, kerabat Wayan Dumun, Ni Made Tirta Ganetri melihat kobaran api dari dapur Wayan Dumun. Melihat bangunan dapur milik Wayan Dumun terbakar Tirta Ganetri langsung berteriak meminta pertolongan warga. Warga pun berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
 
Waka Polsek Susut Iptu Putu Kariasa mengungkapkan untuk pemadaman api dilakukan secara manual oleh warga setempat. Satu jam berselang, akhirnya api dapat dipadamkan. “Api dapat dipadamkan karena pertolongan warga. Akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 Juta,” jelasnya.
 
Menurut Iptu Putu Kariasa, dalam insiden tersebut perabotan dapur hangus terbakar seperti kulkas, dispenser, hingga sarana upacara. Ditanya terkait pemicu kebakaran, Iptu Putu Kariasa menyebutkan kebakaran terjadi diduga akibat kelalaian korban pada saat memasak. “Korban membuat minyak kelapa justru ditinggal berbelanja sehingga minyak yang dimasak terbakar dan melalap kayu bakar yang ada diatas tungku mengakibatkan kebakaran,” jelasnya.
https://www.instagram.com/hondafansbali/