Diposting : 22 January 2020 00:49
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ AKP Ni Wayan Adnyani
balitribune.co.id | Semarapura - Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi sering berdampak adanya kontent negatif yang berseliweran. Kondisi ini membuat Satuan Intelkam Polres Klungkung merambah pengawasanya ke Media Sosial. Kepolisian saat ini terus memantau perkembangan aktivitas media sosial yang berkembang di wilayah Klungkung dan akan bertindak tegas terhadap postingan yang berpotensi berkembang menjadi konflik.
 
Kasat Intel Polres Klungkung Iptu Ni Wayah Adnyani Prabawati mengatakan, memang ada beberapa potensi konflik di Klungkung yang menjadi fokus perhatiannya. Terutama di media sosial yang saat ini berkembang pesat. "Memang ada potensi besar timbulnya konflik dari media sosial. Tapi khususnya di Klungkung, potingan yang menyebabkan ke arah konflik belum ada yang begitu signifikan," ujar Adnyani Prabawati, didampingi KBO Satuan Intelkam Polres Klungkung Iptu I Gustu Ngurah Agung Adnyana, Selasa (21/1).
 
Pihaknya mengimbau agar masyarakat berpikir dan menyaring informasi dengan sebaik-baiknya, sebelum membagikan informasi ke media sosial. Masyarakat juga agar tidak menggunakan medsos sebagai media untuk memprovokasi atau terprovokasi. "Jangan juga masyarakat mudah terprovokasi dengan media sosial. Saat ini media sosial memang rentan memicu perpecahan dan konflik yang luas, jika digunakan tidak secara bijak," ungkapnya.
 
Pihaknya memiliki teknis tertentu dalam memantau postingan, maupun berita yang diposting di media sosial. Jika ada informasi yang rentan menimbulkan konflik, kepolisian dapat melakukan takedown terhadap postingan tersebut. Bahkan bisa dibawa ke ranah hukum jika terterbukti meresahkan masyarakat. "Pada intinya kami memantau sedini mungkin persoalan, dan mencegah agar masalah tersebut menjadi konflik yang besar dan meluas," beber AKP Ni Wayan Adnyani Prabawati.