Diposting : 14 December 2019 16:26
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/ SWEEPING - Petugas keamanan Lapas Kelas II B Singaraja, menggelar sweeping ke kamar sel tahanan napi,Jumat (13/12)
balitribune.co.id | Singaraja  – Untuk memastikan kemanan Lapas Kelas IIB Singaraja, secara mendadak bagian kemanan si Lapas tersebut menggelar sweeping, Jumat (13/12) sore. Seluruh kamar narapidana (napi) termasuk kamar mandi umum diperiksa secara ketat untuk memastikan barang terlarang tidak ada dalam lingkungan Lapas tersebut.
 
Hasilnya,ditemukan sejumlah barang, diantaranya belasan pepel obat asma di kamar nomor 15 narapidana narkoba. Bahkan, benda tajam seperti gunting dan cutter juga ditemukan didalam kamar napi.Uniknya,disalah satu kamar sel napi ditemukan satu buah buku syair togel.
 
Kepala Keamanan Lapas Kelas IIB Singaraja, Nyoman Ladra mengatakan,sweeping yang dilakukan sebetulnya tugas rutin yang dilakukan setiap minggu.Dan kerap menemukan benda-benda yang dianggap tak layak ada dalam kamar para napi. Seperti temuan buku syair togel yang ditemukan disalah satu sel napi, menurut Ladra, merupakan kiriman dari keluarga saat membezuknya.Biasanya para napi meminta  kepada keluarganya untuk dipasangkan nomor togel sesuai pilihannya.
 
"Buku syair togel mungkin dijadikan hiburan para napi untuk menghilangkan rasa bosan.Malam hari sambil baca-baca syair  dan  kemudian saat keluarganya datang minta dipasangkan nomor yang telah dipilih.Saya rasa hal seperti ini tidak bisa terlalu diketatkan, agar mereka juga bisa refreshing," jelas Ladra.
 
Terkait temuan sajam berupa gunting dan cutter,Ladra menyebut, digunakan oleh napi untuk membuat keterampilan. Begitu juga dengan obat asma.Menurut Ladra,obat asma itu diberikan oleh dokter di lapas kepada salah satu napi kasus narkoba. Namun, obat itu  ternyata tidak pernah diminum yang bersangkutan sehingga menumpuk di biliknya.
 
"Temuan obat itu kita kembalikan   ke poliklinik. Fan obat itu pemberian dari dokter. Setiap minggu obatnya harus diambil, namun nyatanya tidak pernah diminum. Hanya dia simpan, jaga-jaga kalau asmanya kambuh sehingga menumpuk," terang Ladra.
 
Saat ini, menurut Ladra, jumlah napi yang ada di Lapas Kelas IIB Singaraja sebanyak 263 orang. Napi laki-laki sebanyak 249 orang dan 14 orang napi perempuan.