Diposting : 12 November 2019 22:08
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ TERGULING - Truk bermuatan ratusan krat botol minuman terguling di Jalur Tikungan Brina, kecamatan Abang, Karangasem.
balitribune.co.id | Amlapura - Diduga mengalami rem blong, truk bermuatan minuman dalam kemasan terguling di jalur tengkorak, Tikungan Brina, Kecamatan Abang, Karangasem, Selasa (12/11) sekitar pukul 11.45 Wita. 
 
Berdasarkan informasi, saat itu truk bernomor polisi DK 9445 WP yang dikemudikan oleh Sukadi (62) warga asal Malang, Jawa Timur ini melaju lamban dari arah Amlapura menuju Singaraja, saat menuruni jalan berkelok di jalur Briina, Kecamatan Abang. Namun entah mengapa saat akan melewati turunan tajam di tikungan terakhir di jalur tengkorak ini, tiba-tiba truk ini hilang kendali dan langsung terguling di sisi kanan jalan. Truk bermuatan penuh ratusan krat minuman botol kaca dan minuman dalam kemasan botol plastik tersebut terguling ke kanan. Seluruh buatan muatan terlempar ke tengah pematang sawah yang berada di bawah sisi jalan sedalam delapan meter. Sebagian botol minuman pecah sementara sisa muatan lainnya masih bisa diselamatkan karena tidak jatuh ketengah sawah.
 
Sejumlah warga dan pemakai jalan yang melihat kejadian tersebut, langsung berupaya keras menolong korban untuk keluar dari ruang kemudi kendaraan, mengingat sopir teruk tersebut yang usianya sudah cukup tua. Beruntung sopir truk naas ini berhasil selamat dan hanya mengalami luka lecet ringan. Kejadian ini sempat membuat kemacetan panjang dijalur utama Karangasem-Singaraja ini, sampai akhirnya anggota kepolsian dari Polsek Abang tiba untuk mengatur arus lalulintas guna mengurai kemacetan.
 
Kepada koran ini, sopir Sukadi menuturkan truk yang dikemudikannya tersebut penuh dengan muatan minuman dalam kemasan. “Saya berangkat dari Gianyar tadi pagi untuk mengirim minuman ini ke Singaraja. Nah saat mulai masuk kejalur Brina ini saya sudah merasakan ada yang kurang beres dari truk yang saya kemudikan ini,” ungkapnya.
 
Diakuinya saat itu rem truknya mulai bermasalah dan sedikit blong. Dan benar saja saat melintasi turunan di tikungan terakhir yang cukup mmenekuk tersebut, rem truknya blong. “Saya saat itu mau nyari tempat berhenti yang aman agar tidak mengganggu kendaraan lain yang melintas, karena rem truk saya ini sudah blong,” sebutnya. 
 
Namun sayangnya belum sempat nyari tempat berhenti, truk yang dukemudikannya itu sudah benar-benar tidak bisa dikendalikan dan langsung terguling akibat kehilangan kendali saat melintas di tikungan menekuk tersebut. “Saya tidak mengalami luka. Untungnya saat kejadian itu tidak ada kendaraan atau mobil dari arah depan,” ucapnya. 
 
Beberapa jam setelalh kejadian tersebut, datang dua mobil derek dan satu mobil truk bok besar datang untuk mengangkut muatan truk naas tersebut, dan sekitar pukul 17.00 Wita, truk tersebut sudah berhasil dievakuasi menggunakan dua mobil derek.