Diposting : 15 October 2019 11:57
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ KUNJUNGAN - Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah bersama rombongan saat mengunjungi Pasar Badung Kota Denpasar, Senin (14/10).
Balitribune.co.id | Denpasar - Program penataan pasar tradisional dan revitalisasi sungai yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar mendapat perhatian dari Pemkot Tanggerang, Provinsi Banten. Bahkan Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah turun langsung bersama OPD terkait untuk belajar terkait penataan pasar tradisional yang dilakukan di Denpasar.
 
Kedatangan rombongan diterima Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata bersama Kadis Perindag Kota Denpasar Sri Utari, Kadis DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana, serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar di Kawasan Pasar Badung, Senin (14/10). 
 
Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah menjelaskan, tujuan kunjungan ini merupakan sebagai ajang pembelajaran, khususnya tentang pasar tradisional dan sungai. "Tentunya dari pengamatan yang kami lakukan tadi sangat menginspirasi dalam penataan pasar di Kota Tanggerang ke depannya. Kami kagum pada program Walikota Denpasar beserta seluruh jajarannya yang begitu luar biasa menata Pasar Badung dengan area sekitarnya, dan ini menjadi inspirasi bagi saya untuk diterapkan di Tanggerang nantinya, dan mudah-mudahan dari Denpasar untuk Indonesia,” jelasnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, apa yang sudah dilaksanakan di Kota Denpasar dengan segala tantanganya tetap melaksanakan inovasi serta penataan. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pemkot Denpasar sangat serius dalam menciptakan pelayanan publik. “Iya mudah-mudahan dapat menginspirasi dan dapat kami terapkan di Kota Tanggerang yang saat ini juga sedang fokus pada penataan pasar tradisional,” paparnya.
 
Sementara, Dirut PD Pasar Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata menjelaskan, penataan pasar tradisional dan sungai merupakan program pembangunan Pemkot Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota IGN Jaya Negara. Tentunya, selain untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak berbelanja, hal ini dilakukan guna meningkatkan harkat dan martabat pedagang. Sehingga mampu meningkatkan pembangunan manusia dan kebahagiaan masyarakat Kota Denpasar.
 
Gus Kompyang menambahkan, hal ini terbukti mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dimana dengan adanya penataan atau revitalisasi pasar, baik dari segi infrastruktur atau tata kelolanya mampu meningkaatkan omset pasar hingga dua kali lipat. Sedangkan penataan sungai juga mampu menghadirkan wahana rekreasi baru di tengah kota.
 
“Tentunya dari kunjungan kerja ini dapat menjadi ajang tukar pikiran sebagai wujud sinergitas dalam memberikan pelayanan maksimal untuk mewujudkan kemajuan daerah bersama-sama,” paparnya.